Halo teman-teman Bloggers, saya mau bagi-bagi cerita dan
ilmu lagi nih tentang praktikum penerapan komputer saya seminggu kemarin. Kali
ini saya mau membahas tentang mail merge, page break, daftar isi otomatis, dan
equation, oya tambahan sama auto text :)
Pertama, MAIL MERGE
Apa sih gunanya? Mail Merge berfungsi untuk membuat format
surat secara masal, seperti draft untuk membuat surat. Untuk menggunakan mail
merge klik menu Mailings yang ada di dalam Ms. Word -> Start Mail Merge -> Step by Step Mail
Merge Wizard
Sebelumnya buat format dulu dengan mengetik Nomor, Kepada,
Alamat, dan Perihal di halaman Ms. Word nya. Kemudian klik Letters dan Next:
Starting document
Lalu akan muncul Select starting document pilih Use the
current document dan klik Next: Select recipients.
Selanjutnya pilih Type a new list dan Create. Akan muncul
tab New Address List dan terdapat deretan format asli yang dari Ms. Word, untuk
membuat format baru klik Customize colums.
Dalam Customize Address List, ada Field Names yang berisi
format asli dari Ms. Word nya, semuanya itu bisa kamu delete dengan mengklik
delete. Jika sudah hilang semua format itu, klik Add untuk menambah atau
membuat format baru. Format yang baru tersebut adalah Nomor, Kepada, Alamat,
dan Perihal. Setelah ditambah langsung klik Oke.
Format yang kita buat sudah jadi dan tersusun. Nah untuk
mencoba contohnya disana kita bisa mengetik bebas isi dari Nomor, Kepada,
Alamat, dan Perihalnya sebanyak mungkin. Jika sudah klik OK.
Lalu format dan isi tulisan kita di Save dan akan muncul
pemberitahuan mengenai data yang kita simpan. Lalu klik OK.
Karena kita sudah memiliki atau membuat format suratnya,
klik Use an existing list di kanan layar dan pilih Next: Write your letter di
bawahnya. Lalu ada perintah Write your letter dengan pilih More items. Kemudian
akan muncul Insert Merge Field dan pilih Database Field dan Insert format yang
kamu buat itu di masing-masing baris kata yang udah kita buat di halaman File.
Jika sudah, klik Next: Preview your letters, hasilnya bisa
kamu ganti-ganti dengan mengklik tombol kanan atau kiri di Recipient kita.
Kedua, SECTION – PAGE BREAK
Gunanya menggunakan fasilitas ini untuk memisahkan tiap
halaman di dokumen. Caranya klik Page Layout ->
Breaks ->
Next Page
Nah untuk tau apakah halaman sudah terpisah atau belum kita
bisa cek dengan menambahkan Page Number di tiap halaman. Misal kita tadi sudah
mempunyai 4 halaman, kemudian di halaman kedua di pisah dari halaman ketiga. Lalu
klik inser ->
Page Number dan pilih model yang kita mau, semisal bawah kanan. Nah mungkin
setiap halaman masih berurutan, untuk tidak berurutan di page yang kita pisah
tadi klik nomor 3 pada page 3 lalu klik Page Number -> Format Page Number. Di Page
Numbering klik Start at: 1. Lalu OK. Jadi deh file yang seperti ada dua bab
dengan nomor yang berurut dari awal.
Ketiga, TABLE OF CONTENTS
Ini merupakan cara untuk membuat daftar isi secara otomatis.
Sebelumnya buatlah dulu format bab-bab yang mau kita bikin
di tiap halaman, misal
halaman 1: BAB I Pendahuluan
Latar
Belakang
Tujuan
Penelitian
Manfaat
Penelitian
Halaman 2: BAB II Tinjauan Pustaka
RFID
Halaman 3: BAB III Metodologi Penelitian
Studi
Pustaka
Analisis
Kebutuhan
Perencanaan
Perancangan
Implementasi
Pengujian
Setelah diketik semua, lakukan pelevelan pada tiap judul BAB
dengan memakai Heading 1 dan judul isi memakai Heading 2.
Setelah itu, klik References ->
Table of contents, pilih sesuai yang kita mau. Nanti akan muncul daftar isi
secara otomatis dengan mudah.
Keempat, EQUATION EDITOR
Fungsinya untuk membuat rumus ataupun lambang eksakta.
Caranya klik menu Insert ->
Equation ->
Insert New Equation
Kelima, AUTO TEXT
Jika kita suka membuat dokumen yang setiap filenya harus
disisipkan suatu teks yang sama setiap saat seperti alamat identitas
departemen, kita bisa membuat auto text nya.
Sebelumnya kita ketik dulu definisi atau alamat ataupun
identitas yang kita mau. Contohnya:
Departemen Ilmu Komputer, FMIPA, IPB
Kampus IPB Darmaga
Jl. Meranti Wings 20 Level V
Bogor 16680
Phone/Fax: 0251 6284
Kemudian blok semua identitas tersebut kemudian klik menu
Insert ->
Quick Parts ->
Save Selection to Quick Part Gallery
Lalu save dengan menggunakan nama identitasnya, misal ilkom,
lalu OK.
Nah identitas yang sudah kita buat tadi akan ada di dalam
Quick Parts General.
Semoga bermanfaat :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar